Menu

Cart

Pasar Manis Dari Pasar Tradisional Menjadi Pasar Modern

Sumber : Pexels.com

Perkembangan zaman membawa pengaruh terhadap modernisasi pusat perbelanjaan lokal di tanah air. Salah satu yang ikut terdampak adalah Pasar Manis yang awalnya pasar tradisional menjadi pasar modern

Mengikuti dengan kebijakan dari pemerintah yang berusaha untuk memberikan fasilitas umum menuju yang lebih baik. Maka rencana ini akhirnya diwujudkan dan diupayakan semaksimal mungkin.

Bersama untuk meningkatkan aspek ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu masyarakat juga menjadi kembali tertarik untuk belanja di pasar modern.

Pasar Tradisional Menjadi Pasar Modern

Pasar Manis berlokasi di Purwokerto menjadi salah satu kebijakan yang menjadi contoh nyata. Bahwasanya pasar tradisional tanah air mulai digantikan dan tergeser oleh berbagai pusat perbelanjaan. Dari segi kebersihan dan kehigienisan masyarakat mempertimbangkan harga yang ditawarkan oleh pusat perbelanjaan.

Maka dari itu kebijakan pemerintah untuk memodernisasi pasar tradisional menjadi pasar modern. Karen pasar sendiri tidak hanya sebagai pusat jual beli saja, namun menjadi pranata ekonomi. Terjadinya jual beli dan tukar menukar kabar yang menjalin sebuah ekosistem dan silaturahmi.

Oleh karena itu, bergesernya dari pasar tradisional menjadi pasar modern ini memiliki tujuan yang baik. Tidak hanya meningkatkan fasilitas saja, namun dari segi kualitas juga harus segera mendapatkan penanganan. Agar nantinya menjadi sebuah daya tarik baru dan menarik para pembeli sebelumnya.

Dalam rangka membuktikan bahwasanya berbelanja di pasar tetap mendapatkan kualitas sama baiknya daripada di supermarket. Segi keamanan dari pasar modern sendiri juga mendapatkan perhatian yang lebih dalam. Karena ini semua saling berhubungan dalam membentuk sebuah citra yang lebih baik kedepannya.

Perbedaan Pasar Tradisional Menjadi Pasar Modern

Nah selanjutnya, kita akan membahas perbedaan dari kedua jenis pasar ini. Karena pada intinya keduanya sama-sama pasar namun hanya versi yang lebih upgrade, jadi untuk Anda yang penasaran coba simak berikut ini.

Kondisi

Jika kita menilik kembali bagaimana kondisi yang ada di pasar tradisional maka bisa kita pasti jauh lebih kurang mendapatkan penanganan. Karena sistematika pembersihan tidak terkelola dengan baik. Oleh karena itu lingkungan terkadang lebih kotor, becek dan tidak higienis untuk sebagian orang.

Sedangkan untuk pasar modern biasanya memiliki kondisi yang jauh lebih bersih dan bisa terkontrol. Karena terdapat biaya pembersihan khusus, tenaga yang memiliki pekerjaan khusus membersihkan perkolasi dan shift terorganisir. Tidak heran jika pasar modern cenderung lebih bersih dan fasilitas terjaga dengan baik.

Keamanan

Pasar Manis yang berasal pasar tradisional menjadi pasar modern ini bisa kita perhatikan. Jika dahulu sistem keamanan cenderung tidak terjaga. Bahkan terdapat kesan tersendiri dari lingkungan pasar yang cukup membuat ngeri, pencopet bahkan preman.

Hal seperti ini yang berusaha untuk dihilangkan. Semacam culture yang ada di masyarakat menengah kebawah bahwa keamanan bukan menjadi hak mereka. Padahal jaminan perlindungan merupakan hak semua kalangan, justru yang lemah harus mendapatkan perhatian utama bukan?

Maka ketika pasar berubah menjadi modern terdapat sistem keamanan khusus. Menjadi lebih baik daripada sebelumnya, ini yang penting. Usaha untuk mengupgrade diri jauh lebih baik daripada berpangku tangan dan saling menyalahkan.

Oleh karena itu, usaha dari pemerintah yang mencoba cara ini untuk mensejahterakan masyarakat cukup tepat. Mempertimabngkan jangka panjang dan kemanan. Maka kita sebagai pembeli yang menikmati fasilitas dan segala pembaharuan bisa saling menjaga dan memberikan kritik secara sopan dan tidak menggunakan kekerasan dalam bentuk apapun

Fasilitas

Pasar Manis dari pasar tradisional menjadi pasar modern ini memberikan gambaran nyata. Bahwa jika berkunjung ke pasar tradisional kita tidak bisa berlama-lama. Memang terdapat beberapa fasilitas umum, seperti kamar mandi, mushola dan rest area seadanya

Namun terkadang kita justru tidak nyaman dan merasa tidak aman. Karena fasilitas tidak tersedia dalam kondisi layak. Oleh karena itu kita memilih untuk menuntaskan acara dan langsung kembali ke rumah

Berbeda jika pergi ke pasar modern, kita justru akan betah. Seperti sedang berjalan-jalan, fasilitasnya terjaga dan terawat dengan baik. Kita tidak akan sungkan lagi untuk pergi kamar mandi umum, pergi numpang ke mushola kala waktu sudah mepet sholat.

Juga memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia. Semua jauh lebih nyaman untuk kita gunakan bersama, karena versi ini memberikan kenyamanan jauh lebih baik dari sebelumnya.

Keteraturan

Pasar tradisional menjadi pasar modern memberikan perbandingan. Jika kita melihat keteraturan sistem pembagian kios misalnya. Pasar tradisional cenderung tidak tertata rapi seperti yang ada di supermarket.

Sedangkan untuk pasar modern sudah bisa memberikan pelayanan keteraturan. Pembagian rapi dan khusus pengelompokan. Hal seperti ini akan memudahkan pembeli.

Misalnya untuk membeli bahan makanan kita harus pergi ke blok sekian, atau ke lantai sekian. Lalu jika untuk bahan sandang kita akan menuju ke lantai sekian. Nah jika terdapat pengelompokan kita tidak akan membuang waktu berputar-putar dahulu bukan? Cukup pergi langsung dan menggunakan fasilitas yang mudah seperti tangga atau bahkan eskalator.

Produk

Nah, sedangkan untuk segi ketersediaan produk. Tidak perlu khawatir lagi dengan pasokan dari supplier. Karena sudah bisa kita pastikan akan mendapatkan berbagai kemudahan daripada sebelumnya. Misalnya yang awalnya cukup dengan produk yang biasa masyarakat tanam sendiri.

Sedangkan pasar modern memberikan supply jauh lebih baik. Bahkan untuk produk ekspor dan impor yang bisa kita dapatkan. Berbagai bahan makan yang segar seperti ikan, daging, seafood, sayuran dan buah dalam kondisi segar.

Terdapat protokol yang memberikan seleksi bahwa bahan tersebut aman atau tidaknya. Maka dari sini bisa kita pastikan keamanan dan ketahanannya. Tidak seperti pada pasar tradisional yang cenderung tidak terkontrol dengan baik. Karena memang tidak ada proses yang memeriksa sebelumnya.

Petugas

Pasar Manis dari pasar tradisional dulunya tidak memiliki petugas dengan susunan pasti. Namun jika sekarang sudah menjadi pasar modern bisa kita pastikan bahwa terdapat pemimpin langsung. Dari sana akan ada bawahan khusus yang mengelola berbagai bagian. Mulai dari kebersihan, kegunaan, customer service, keamanan, dan masih banyak lagi.

Maka dari situ semua berjalan jauh lebih aman dan nyaman. Tidak hanya untuk pengunjung namun juga untuk para penjualnya, secara tidak langsung nanti pendapatan jauh meningkat. Seiring dengan membenahi dari sistem dan tata kelolanya, maka pengunjung akan bertambah.

Persaingan akan lebih sehat, karena penjual akan memberikan kualitas dan fasilitas terbaik untuk pembelinya. Misalnya dengan selalu menjaga kebersihan dan kehigienisan toko juga produk yang mereka jual. Secara tidak langsung persaingan sehat seperti ini akan memberikan pengaruh baik ada calon pembeli.

Nah, untuk  Anda yang masih memilih untuk pergi ke supermarket namun belum mencoba untuk pergi ke pasar modern. Coba dahulu sekali-kali berkunjung dan menikmati fasilitasnya. Tidak ada salahnya mencoba untuk tetap memberikan masukan kepada penjual dari masyarakat menengah ke bawah untuk menyambung hidup.

Pasar Manis yang awalnya pasar tradisional menjadi pasar modern ini bisa Anda kunjungi sendiri. Kualitas, fasilitas dan harga bersaing dengan supermarket andalan Anda.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Anda saat ini kosong.

Kembali ke toko